Cara dan Tips Praktis Seputar Buah Dan Sayuran

Selamat siang sahabat tipsunikibu.com. Buah dan sayuran mengandung banyak sumber vitamin dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Apabila kita kurang mengkonsumsi buah dan sayur, maka kemungkinan tubuh kita menjadi kurang sehat dan mungkin gampang terkena penyakit. Nah, sekarang saya akan membagikan sedikit tips praktis seputar buah dan sayuran untuk membantu Anda.

Cara dan Tips praktis seputar buah-buahan


Buah yang kurang mantis

Buah-buahan yang kurang manis, tentu kurang enak dimakannya. Anda dapat menambah rasa manis buah-buahan seperti nenas, mangga, semangka dan lain-lainnya dengan jalan melabur kulit buah-buahan tersebut dengan garam sebelum dimakan.

Menyimpan apel

Sekarang ini harga apel banyak turun karena banyak dimasukkan ke sini, sehingga apel sekarang ini tidak lagi menjadi makanan kaum bangsawan. Malahan ada kalanya jeruk bisa lebih mahal daripada harga buah apel. Nah, kalau anda membeli buah apel agak banyak dan anda tidak punya lemari es di rumah, supaya apel anda bisa tahan agak lama di simpan, cara menyimpannya harus diperhatikan benar.
Apel-apel tersebut yang akan di simpan, janganlah ditaruh berdempetan satu dengan yang lain, tetapi taruhlah apel-apel agak berjauhan dan tidak bersentuhan. Dengan cara ini apel anda bisa sedikit lebih lama disimpan dan tidak cepat membusuk.

Air jeruk

Anda lebih senang nasi anda menjadi putih bersih dan tidak menjadi butir kelompok? Sebelum memasak nah, berilah satu sendok air jeruk ke dalam air yang akan dimasak dengan beras.Air jeruk nipis atau jeruk sitrun banyak gunanya untuk pengobatan maupun untuk keperluan masakan.Untuk mendapatkan air jeruk yang lebih banyak, celupkanlah jeruk anda ke dalam air panas sebelum diperas untuk diambil airnya.

Menghidangkan buah peer atau apel

Bila Anda ingin menyajikan buah peer atau apel, tentu Anda mengupas dulu kulitnya dan memotong-motongnya, bukan? Dan biasanya pula buah peer atau apel tersebut dalam waktu sebentar saja menjadi kecoklat-coklatan. Untuk mencegah hal ini, peer atau apel yang akan di hidangkan setelah dikupas kulitnya dan dipotong-potong rendamlah dulu, di dalam air dingin selama 5 menit.

Jeruk nipis yang sudah kering

Jeruk nipis yang sudah kering tidak akan keluar airnya lagi. Tapi janganlah anda buang, karena jeruk nipis yang kering dapat dibuat segar kembali.Celupkanlah jeruk nipis yang kering ke dalam air yang panas selama beberapa saat. Nanti anda akan lihat bahwa jeruk nipis ini akan kembali seperti semula dan berair.Tentu saja jeruk yang sudah busuk tidak dapat dibuat dengan cara ini.

Jeruk Bali

Jeruk Bali berlainan dengan jeruk-jeruk lainnya. Jeruk yang kurang matang, asam getir rasanya, juga jika termakan ku litnya bagian dalamnya akan terasa pahit. Maka sebaiknya jika kulit luarnya sudah dikupas, jemurlah dulu untuk beberapa jam sebelum dimakan. Jeruk Bali yang dijemur dulu, selain dapat menambah rasa manisnya, juga kulit bagian dalamnya dapat dengan mudah dikupas.

Menyimpan jeruk pecel

Jeruk pecel (jeruk nipis) banyak sekali kegunaannva dalam rumah tangga. Jika Anda hendak menyimpan jeruk ini, leburlah kulit jeruk ini dengan vaseline (bahan untuk minyak rambut pria). Kalau tidak ada vaseline dapat dipakai mentega.Jeruk nipis yang sudah bervaseline dapat disimpan untuk beberapa han tanpa rusak atau kering airnya.

Cara dan tips Praktis seputar sayur-sayuran


 Mengupas brambang (bawang merah) tanpa mengalir air mata


Sebelum mengupas brambang lebih baik anda memotong sepotong roti, lalu letakkan di ujung pisau, karena roti meresap uap brambang.

 Menyimpan sayur

Kalau Anda membeli sayuran dan kebetulan terlalu banyak hingga tidak habis terpakai, jangan dibuang. Jika sayuran ini direndam di dalam air, maka keesokan harinya sebagan besar akan busuk. Jika dibiarkan begitu saja akan menjadi layu atau kuning. Beruntunglah jika Anda punya lemari es di rumah, maka sayuran tersebut dapat disimpan di dalamnya. Tetapi jika Anda tidak punya lemari es, Anda dapat memakai cara di bawah ini:
Ambillah selembar serbet yang agak lebar lalu rendam dalam larutan cuka dan peras supaya tidak terlampau basah. Bungkuslah sayuran tersebut dengan lap yang sudah dibasahkan tadi, maka sayuran pada keesokan 'hari akan tetap segar seperti baru dipetik.

Memilih kol

Kol yang baik ialah yang bentuknya bulat, padat dan keras. Daun bagian luarnya putih kehijau-hijauan. Batang daunnya keras. Kol yang kurang baik daunnya agak kekuningan.

Memilih toge (kecambah)

Toge yang baik ialah yang batangnya gemuk, renyah dan kepalanya belum tumbuh daun. Toge yang panjang-panjang dan kurus tidak enak dimakan.

Memilih kembang kol

Semakin putih warnanya semakin baik. Selain daripada itu pilihlah yang bulat dan berat.

Memilih wortel

Mutu wortel tidak ditentukan oleh panjang atau pendek batangnya. Pilihlah wortel yang kulitnya licin dan mengkilap serta keras. Yang Sudah bercabang menunjukkan bahwa wortel tersebut sudah tua dan biasanya bagian ”hatinya” sudah keras seperti kayu. Wortel yang kecil panjang apalagi yang bengkok-bengkok kurang baik dan sulit dibuang kulitnya, Yang lemas dan mudah bengkok berarti sudah lama dicabutnya.

Memilih daun bawang (prei)

Daun bawang yang baik ialah yang batangnya gemuk bulat dan pucuknya berwarna hijau. Batangnya berwarna putih dan agak keras. Bila daunnya sudah kuning, menunjukkan daun bawang ini sudah kurang baik.

 Memilih selederi

Yang masih segar daunnya hijau, tua dan batangnya paring. Bila daunnya sudah banyak yang kuning, selederi ini sudah tidak segar lagi.

 Memilih kentang

Pilihlah yang bentuknya bulat-bulat dan licin supaya mudah anda mengupasnya. Kentang yang baik, keras dan kulitnya berwarna kuning. Warna kulit yang agak kehijauan di beberapa bagian menunjukkan mutu kentang yang kurang baik.

 Memilih selada

Baik untuk masakan Indonesia apalagi untuk masakan Barat, banyak sekali dipergunakan daun selada, untuk masakan maupun penghias. Daun selada banyak sekali mengandung zat besi dan kapur. Selada yang baik mempunyai ciri-ciri daun yang lebar-lebar dan warnanya hijau muda dan mengkilap, juga batangnya renyah.

Memilih kapri

Kapri yang enak dan renyah dimakan ialah yang muda dengan cirinya biji belum besar.

Memilih ketimun

Ketimun yang enak dimakan ialah yang muda. Yang beredar di sini ada dua macam yakni jenis yang kecil dan jenis besar. Untuk jenis kecil, pilihlah sedapat-dapatnya yang bentuknya rata dari ujung ke pangkal. Jika bagian pangkalnya mengecil sedang bagian ujung dan tengahnya besar menandakan ketimun ini sudah tua. Dari jenis ketimun yang besar dapat dibedakan tua-mudanya dari warna kulitnya. Ketimun muda warna kulitnya hijau atau putih kehijau-hijauan, sedang yang tua warnanya kuning.
Untuk membuat acar, pergunakanlah ketimun yang masih kecil-kecil atau ketimun hijau yang warna kulitnya hijau tua (biasanya harganya sedikit lebih tinggi dari ketimun putih, tapi ketimun hijau ”dagingnya” lebih tebal).

Mengiris buah atau ketimun

Barangkali anda pernah menyajikan buah-buahan yang dipotong-potong atau membuat salad. Potongan buah-buahan atau irisan ketimun tampak kotor dan tidak baik dilihat. Hal ini karena anda menggunakan pisau baja untuk mengupas atau memotongnya.Lain kali pergunakanlah pisau stainless steel untuk keperluan ini, buah-buahan atau salad anda akan kelihatan bersih.

Hampir setiap hari kita memakan buah dan sayuran. Makanan yang disediakan dari alam ini memberikan kita banyak sekali manfaat. Dalam urusan ibu rumah tangga, ada banyak cara memasak sayuran dan buah-buahan yang menjadikanya makanan yang enak untuk disantap. Semoga dengan artkel yang saya share diatas dapat membantu Anda seputar buah dan sayuran. Terimakasih.
0 Komentar untuk " Cara dan Tips Praktis Seputar Buah Dan Sayuran "


Back To Top