Efek Akrilik di Tambalan Panci

Saat Anda akan memasak, tetapi menemukan lubang kecil di dasar panci aluminium Anda, apa yang Anda lakukan? Mungkin Anda menggunakan panci lain dan tak jadi memasak, mungkin juga Anda memutar akal bagaimana mensiasatinya. Berbagai tip di internet menawarkan solusi cara menambal sendiri panci aluminium yang bocor. Mudah dan praktis diikuti.

Salah satu cara tersebut adalah menyarankan Anda untuk menggunting kepingan kecil aluminium bekas pasta gigi setelah terlebih dulu membersihkan cat di kemasannya. Kemudian setelah diolesi lem super kuat, potongan kecil tersebut direkatkan pada panci yang bocor. Dalam waktu belasan jam berikutnya, tambalan telah kering dan panci siap digunakan seperti biasa.

Apakah Anda pernah atau tertarik melakukan tips tersebut? Mari kita bahas hal-hal tersembunyi dari tambalan panci.

Tentang Akrilik

Untuk menambal aluminium, Anda tak bisa menggunakan lem serba guna seperti yang biasa untuk kerajinan tangan, tetapi harus dengan lem khusus yang berdaya lekat kuat terhadap benda-benda tak biasa seperti kayu, logam dan karet. Lem dengan kemampuan yang super tersebut (untuk selanjutnya kita sebut dengan 'lem super kuat' untuk kepraktisan) berbahan dasar akrilik. Tepatnya: senyawa yang merupakan turunan dari akrilik, yaitu sianoakrilik. 

Apa itu Sianoakrilik? Bagaimana cara kerjanya?

Sianoakrilik adalah sejenis termoplastik (plastik yang memuai pada suhu di atas tertentu, tetapi kembali ke fase padat setelah pendinginan) yang banyak digunakan sebagai lem.

Seperti halnya plastik, sianoakrilik merupakan polimer dari monomer-manomer berupa metil (1 atom karbon), etil (2 atom karbon), isopropil (3 atom karbon) atau butil (4 atom karbon), karena itu dikenal metil sianoakrilik, etil sianoakrilik, dan sebagainya. Sahabat tipsunikibu.com, masing-masing jenis sianoakrilik berfungsi spesifik misalnya metil sianoakrilik sesuai untuk mengelem logam dan karet, etil sianoakrilik untuk mengelem plastik, dan sebagainya.

Dibandingkan lem biasa, lem berbahan sianoakrilik memiliki kemampuan tinggi dalam berpolimerisasi, sehingga menghasilkan daya lekat yang jauh lebih kuat. Kemampuan  ini berasal dari sifat unik sianoakrilik. Pada saat sianoakrilik dioleskan pada permukaan yang lembab /basah, ion — OH yang berada berada pada permukaan akan bereaksi cepat menetralisit senyawa penstabil  (dari sianoakrilik) yang bersifat asam. Sebagai hasilnya, terjadi reaksi polimerisasi dengancepat, yang menyebabkan polier sianoakrilik melekat kuat pada permukaan benda tersebut.

Efek Akrilik di Tambalan Panci

Risiko Sianoakrilik Sebagai Penambal Panci

Meskipun berdaya lekat super, sianoakrilik memiliki ketahanan rendah terhadap kelembapan dan/atau panas; sebab air dan/atau suhu tinggi akan menurunkan derajat polimerisasi dari sianoakrilik. Dengan kata lain, polimer sianoakrilik berisiko kembali terurai menjadi monomer sianoakrilik jika berkontak dengan air dan/atau suhu tinggi, dan menyebabkan daya lekat dari lem super tersebut menurun.

Sebagai konsekuensi dari peruraian polimer sianoakrilik ini, monomer sianoakrilik dari lem tambalan panci berisiko bercampur ke dalam masakan, dan terbawa masuk ke dalam tubuh. Sianoakrilik yang terkena panas kompor pada suhu tinggi (misalnya di atas 80°C) akan berisiko terurai menjadi gas-gas berbahaya seperti karbon mono- atau di-oksida (CO atau C02), nitrogen oksida (NOx), atau hidrogen sianida (HCN).

Selain itu, pelat aluminium bekas tabung pasta gigi juga berpotensi sebagai sumber leaching aluminium baru, selain leaching aluminium yang berasal dari panci.

Efek Sianoakrilik terhadap Kesehatan

Di antara beberapa jenis sianoakrilik (seperti yang disebutkan di atas), hanya dari jenis 2-oktil sianoakrilik yang tidak berbahaya bagi tubuh. Adapun metil sianoakrilik atau etil sianoakrilik ditujukan untuk penggunaan di industri, tidak termasuk food grade, dan tidak diperuntukkan untuk berkontak dengan tubuh melalui jalur pencernaan jika tertelan.

Namun demikian, penelitian sejauh ini menyatakan efek bahaya dari sianoakrilik berasal dari terhirup (reaksi berupa batuk, sesak napas atau gejala serupa flu/alergi) atau berkontak dengan kulit/mata (reaksi berupa iritasi). Belum ada hasil penelitian yang spesifik menyimpulkan tentang risiko sianoakrilik terhadap tubuh akibat tertelan.

Yang Sebaiknya Anda Lakukan!

Sahabat tipsunikibucom, opsi terbaik adalah menghindari penggunaan lem super kuat sebagai perekat untuk menambal perkakas masak. Dengan demikian, jika misalnya panci Anda bocor, maka opsi terbaik adalah menggantinya dengan panci baru jika dana memungkinkan, atau melakukan multifungsi perkakas masak lainnya. Tentunya kehati-hatian Anda dalam memperlakukan perkakas dapur serta merawatnya akan memperpanjang umur manfaat dari benda tersebut lebih lama.
0 Komentar untuk " Efek Akrilik di Tambalan Panci "


Back To Top