Manfaat Vinegar (Cuka Apel) untuk Dapur Anda


Sebagian dari Anda mungkin telah akrab dengan cuka apel (apple vinegar) karena terbiasa menggunakannya sebagai terapi kesehatan. Bahan ini dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati tekanan darah tinggi, anti kanker, anti kolesterol, dan sebagainya. Tetapi mungkin sebagian dari Anda masih asing dengan produk ini. Adalah wajar, karena vinegar belum terlalu luas digunakan di Indonesia. Selain harganya relatif mahal dan bisa digantikan oleh cuka dapur botolan, juga karena jenis masakan Indonesia tidak banyak menggunakan vinegar. Sebaliknya di negara-negara Western, Mediterania dan Timur Tengah, vinegar umumnya digunakan sebagai bahan masakan dan campuran makanan.

Manfaat vinegar tidak hanya untuk terapi kesehatan atau menambah rasa makanan. Jika Anda mendapati vinegar yang dijual di supermarket, jadikan persediaan di lemari dapur. Karena bahan serba guna ini ternyata bermanfaat banyak untuk keperluan dapur Anda. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang manfaat vinegar didapur Anda, sebaikya kita pahami dulu apa itu vinegar.

Apa itu Vinegar?

Cuka apel adalah salah satu jenis vinegar, sebagai hasil fermentasi buah apel. Fermentasi, atau sering disebut peragian, adalah proses metabolisme untuk mengubah bahan yang mengandung gula/karbohidrat menjadi senyawa lain berupa alkohol atau asam dengan bantuan mikroorganisme.

Tidak hanya apel. Bahan lain yang mengandung gula atau karbohidrat pun bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku vinegar; seperti anggur, gula pasir, air kelapa, kurma, beras, gandum, dan sebagainya Proses pembuatannya berlangsung melalui dua tahap yang berkelanjutan, yaitu:

Tahap 1

 Pengubahan gula/karbohidrat yang terkandung oleh bahan baku tersebut menjadi alkohol melalui proses fermentasi (peragian) dengan bantuan yeast/ragi (biasanya dari jenis saccharomicess),

Tahap 2)

Pengubahan alkohol yang telah terbentuk tersebut menjadi asam asetat melalui proses fermentasi dengan bantuan mikroorganisme dari jenis acetobacter.

Sebagai hasil akhir dari dua tahapan proses ini adalah vinegar.

Sahabat tipsunikibu.com, secara skematik proses pembuatan vinegar dapat digambarkan sebagai berikut:

                                               tahap 1)      tahap 2)
Gula / karbohidrat (dalam bahan) ->Alkohol ->Vinegar
                                                    ↑               ↑
                                                 yeast        acetobacter

Proses tahap 2) mengubah alkohol menjadi vinegar. Secara keseluruhan, alkohol yang terbentuk dalam proses ini bersifat sebagai zat antara (sebagai hasil fermentasi kandungan gula/karbohidrat oleh yeast di tahap 1), dan akan segera diubah oleh acetobacter menjadi vinegar.

Namun proses tahap 2) ini bisa berlangsung independen dengan memakai bahan baku alkohol secara langsung. Ini berarti, vinegar pun bisa dibuat dan bahan-bahan yang mengandung alkohol, seperti arak buah, arak beras, wine. etanol (sejenis alkohol), atau bir. Dari bahan-bahan beralkohol ini. dikenal berbagai jenis vinegar, seperti:
  • Cider vinegar (dari arak buah atau jus buah yang mengandung alkohol)
  • Rice vinegar (dari arak beras)
  • Wine vinegar (dari wine)
  • White vinegar/spirit vinegar/distilled vinegar (dari alkohol yang di-destilasi (dimurnikan dengan proses penyulingan), misal: etanol)
  • Beer vinegar (dari bir) dan sebagainya.
Dibandingkan dengan cuka dapur botolan yang memakai bahan baku kimia (lihat Bab 3), kebanyakan vinegar adalah cuka alami, meski ada juga vinegar sintetis yang terbuat dari menyawa hidrokarbon dari minyak bumi. Selain itu, vinegar umumnya mengandung asam asetat < 10% (bandingkan dengan cuka dapur botolan yang mencapai 25%), sehingga relatif aman dikonsumsi langsung. Meskipun demikian, ada pula vinegar yang konsentrasinya sekitar 18%. Karena itu sebaiknya Anda selalu cermati label kemasan dari cuka apel atau vinegar yang Anda beli. Pastikan konsentrasinya < 10%. lika tidak, maka harus diencerkan dengan air terlebih dulu (lihat bahasan di Bab 3).

Untuk Diperhatikan!



Banyak orang yang bertanya, apakah vinegar halal? Bagi Anda yang muslim dan bermaksud mengonsumsi cuka apel untuk terapi kesehatan, pastikan produk tersebut memiliki label halal di kemasannya. Cuka apel/ apple vinegar berbeda dengan apple cider vinegar.

•    Apple vinegar adalah vinegar yang terbuat dari buah apel dan melalui dua tahapan proses, yaitu tahap 1) dan tahap 2).

•    Apple cider vinegar adalah vinegar berbahan baku dari apple cider (alkohol dari hasil fermentasi buah apel), dan melalui proses tohap 2) saja.


 Manfaat Vinegar (Cuka Apel) untuk Dapur Anda


Seperti halnya cuka dapur botolan, kandungan asam asetat dari vinegar menjadikan bahan kimia ini bermanfaat sebagai pembersih atau pemutih. Gunakan vinegar yang tidak berwarna dari jenis 'white vinegar' atau ‘distilled vinegar. Anda pun bisa menggunakan cuka dapur botolan yang telah diencerkan sebagai pengganti. Beberapa manfaat dari vinegar untuk kebutuhan dapur Anda adalah sebagai berikut:

Piring dan Cangkir dari Keramik/Porselen China Tetap Kindona

Cucilah peralatan makan/minum dari keramik/porselen dengan sedikit sabun pencuci piring dan air hangat, lalu bilas dengan air yang telah dicampur dengan 1 sendok makan vinegar/cuka dapur encer.

Membersihkan Sandwich Maker

Sandwich maker yang sering Anda pakai terlihat berkerak di sisi dalam? Campurkan vinegar/cuka dapur encer ke dalam air hangat dengan perbandingan jumlah yang sama. Tuangkan larutkan ini ke sisi dalam sandwich maker (hati-hati, jangan sampai tumpah dan mengenai bagian elektroniknya), lalu tutup dan biarkan beberapa saat. Setelah itu serap kelebihan air dengan serbet bersih atau kertas tissu dapur.

Membersihkan Microwave dan Lemari Es

Lepaskan piring kaca dan rel penggerak dari dalam microwave. Taburkan baking soda di bagian dalam microwave, lalu basahi dengan vinegar. Gosoklah dengan menggunakan spons basah. Anda pun bisa membersihkan bagian luar dari microwave dengan urutan yang sama menggunakan spons. Campuran baking soda dan vinegar bermanfaat pula untuk membersihkan sisi dalam lemari es.

Membersihkan Dinding Porselen/Keramik di Dapur

Dinding dapur atau tempat cuci piring yang terbuat dari keramik/porselen cepat terlihat kusam? Membersihkannya cukup mudah. Siapkan dua buah spons bersih. Taburkan serbuk baking soda di spons pertama, dan basahi spons kedua dengan larutan vinegar/cuka dapur encer.

Kemudian tumpukkan spons yang telah dibasahi dengan vinegar di atas spons yang ditaburi dengan baking soda. Larutan vinegar/cuka dapur encer akan mengalir pelan ke bawah karena gravitasi, dan membentuk pasta tipis dengan baking soda di spons kedua. Gunakan pasta ini untuk menggosok porselen/keramik di dinding dapur/tempat cuci piring, kemudian bersihkan sisa baking soda dengan lap bersih.

Untuk membersihkan grout (celah sambungan dua keramik yang bersebelahan), gunakan sikat gigi yang telah dibubuhi campuran baking soda + vinegar.

Sahabat tipsunikibu.com, sekarang kita telah mengerti sedikit tentang vinegar, terutama manfaat vinegar untuk dapur rumah Anda. Manfaatkanlah bahan serbaguna ini dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua, Terimakasih.
0 Komentar untuk " Manfaat Vinegar (Cuka Apel) untuk Dapur Anda "


Back To Top